Berburu Barang Antik di Jalan Surabaya, Jakarta

Fenomena berburu barang antik muncul tidak hanya di Indonesia. Di luar negeri pun hal ini terjadi. Tidak dapat dipungkiri bahwa fenomena ini antara lain yang memunculkan beberapa lokasi pasar barang-barang antik di pelosok dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Keseruan berburu barang antik memang tidak pernah ada habisnya. Semakin tua dan semakin unik barang tersebut, semakin banyak orang berburu mendapatkannya.

Berburu barang antik, pasar barang antik, kios barang antik, wisata belanja, spot wisata di jakarta, tempat wisata di jakarta,

Indonesia sendiri memiliki beberapa lokasi perburuan barang-barang antik, Antara lain kota Surabaya, Solo dan Jakarta. Di Jakarta, kumpulan pedagang barang antik di Jalan Surabaya sudah tidak asing bagi para kolektor barang antik. Deretan pedagang barang antik ini sudah ada di sana sejak tahun 1974. Kini kurang lebih ada 100 pedagang yang berjejer rapi dan teratur menjajakan barang antik di sisi jalan di kawasan Menteng ini.

Koleksi barang-barang antik yang dijual di tempat ini cukup lengkap. Di sana, Anda dapat menemukan aneka barang, mulai dari jam, uang logam, uang kertas, radio, mesin tik, telepon, kamera, hingga berbagai hiasan interior seperti lampu patung, dan lemari. Selain itu ada juga patung yang menyerupai figure patung pada candi Hindu. Namun Anda jangan tertipu, patung yang dijual dalam berbagai ukuran ini tidak melulu barang antik, beberapa diantaranya adalah barang baru yag dibuat mirip dengan aslinya.

Ya..pasar barang antik Jalan Surabaya tak selalu menjual barang antik. Anda juga dapat menemukan barang baru seperti koper dan beberap benda lainnya. Bahkan untuk para wanita, di sini pun terdapat kios yang menjajakan aksesori tubuh seperti gelang atau kalung yang benyerupai perhiasan zaman kerjaan dahulu kala.

Berburu barang antik, pasar barang antik, kios barang antik, wisata belanja, spot wisata di jakarta, tempat wisata di jakarta, saxophon antik, pemutar musik antikSalah satu barang yang menarik perhatian saya adalah gramafon dan radio. Kedua alat pemutar music ini dijual mulai mulai dari harga jutaan hingga puluhan juta rupiah tergantung dari tahun pembuatannya. Namun saying, beberapa diantara benda itu hanya sebagai pajangan karena sudah tidak berfungsi.

Selain koleksi-koleksi tadi, ada juga aneka kamera dari berbagai era yang dijual mulai dari harga 400 ribuan untuk kamera poraloid tahun 90-an dan harga 7 uta untuk sebuah kamera klasik dari tahun 80-an. Benda lain yang juga bisa ditemua adalah buku kuno. Hasil obrolan saya dengan salah satu pemilik kios yang menjual buku-buku tuan, baru-baru ini ia berhasil menjual sebuah buku yang terbit tahun 1700-an dengan harga puluhan juta. Sebuah harga fantastis untuk sebuah buku.

Sekedar saran, telitilah barang yang ingin Anda beli sebelum benar-benar membelinya. Sebab barang yang ditawarkan di pasar antik Jalan Surabaya sangat beragam, ada yang benar-benar antik namun ada juga yang repro. Jangan salah memilih. Begitu juga dengan harga. Harga jual biasanya berdasar kesepakatan alias bisa tawar menawar. Jangan ragu untuk menawar dan bandingkan harga di satu kios dengan kios lainnya untuk mendapatkan herga pantas. Dan yang sangat penting adalah pastikan Anda mengerti tentang  barang yang akan dibeli. Bukan untuk sekedar memastikan fungsinya, namun juga pastikan keasliannya. Selamat berburu barang antik. (By Karina Ayu Budiman)

Leave a Reply