Monumen Kapal Selam Surabaya, Tempat Wisata yang Asyik bagi si Kecil

monkasel, tempat wisata di surabaya, tempat wisata untuk anak, wisata bahari, wisata sambil belajar

Memilih lokasi berlibur dengan membawa anak-anak memang gampang-gampang susah. Karena tubuhnya yang masih sangat kecil sehingga mengkhawatirkan jika diajak berlibur ke lokasi wisata yang membahayakannya. Salah satu pilihan tepat untuk berlibur bersama anak-anak adalah dengan mengujungi wisata dengan konsep pembelajaran. Dengan konsep ini anak bisa belajar berbagai hal walaupun dalam suasana berlibur. Dengan konsep tersebut biasanya anak malah lebih paham karena suasana hati sedang dalam keadaan senang sehingga apa yang dia terima dapat dengan mudah diingat otak. Rasa penasaran yang begitu tinggi terhadap sesuatu akan bisa dimaksimalkan di sini. Sehingga sangat jarang anak menangis ketika diajak berlibur karena rasa ketertarikannya kepada hal yang dia lihat sekarang. Jika bingung menentukan mana lokasi wisata yang memenuhi kriteria ini, cobalah berkunjung Monumen Kapal Selam Surabaya.

 

Berlibur dengan si Kecil ke Monumen Kapal Selam Surabaya

monkasel, tempat wisata di surabaya, tempat wisata untuk anak, wisata bahari, wisata sambil belajar

Monumen Kapal Selam Surabaya yang biasa disebut dengan Monkasel ini merupakan lokasi wisata dunia bahari Indonesia. Jika beberapa lokasi wisata lainnya hanya menggunakan kapal replika, berbeda dengan lokasi wisata di kota Surabaya tersebut. Kapal selam yang digunakan merupakan kapal selam asli yang dahulu pernah digunakan untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan para penjajah. Jadi kapal yang akan dimasuki merupakan kapal asli sehingga anak dan orang tua bisa melihat dan memegangnya secara langsung.

Kapal selam yang digunakan sebagai musim adalah KRI Pasopati 410. Kapal selam buatan Rusia ini pernah memperkuat Angkatan Laut Indonesia dimulai pada tanggal 29 Januari 1962. Setelah perjalanan panjangnya memperkuat Angkatan Laut Indonesia, akhirnya KRI Pasopati 410 harus dipensiunkan karena sudah tidak memungkinkan kondisinya untuk diajak bertempur. Agar tidak mubadzir begitu saja sebagai besi rongsokan, maka tercetuslah ide untuk dijadikan sebuah monumen agar masyarakat bisa melihat kapal yang sangat berjasa kepada bangsa Indonesia. Pada tahun 1995 monumen itu mulai dibangun dan pada tahun 1998 mulai dibuka untuk masyarakat luas.

 

Lokasi Monumen Kapal Selam Surabaya

Monumen Kapal Selam Surabaya terletak di tepi Kali Mas yang berada di tengah-tengah kota Surabaya. Kalau masih belum mengetahui di mana itu Kali Mas, lokasi yang bisa dijadikan tanda adalah pusat perbelanjaan Plaza Surabaya. Monumen Kapal selam berada di samping pusat perbelanjaan itu dengan alamat pastinya di Jl. Pemuda No. 39, Surabaya.

Pengunjung bisa datang ke monumen tersebut setiap hari selama satu minggu. Tidak ada kata libur di sana sehingga pengunjung bisa datang kapan saja. Mengenai jam operasi, dibagi menjadi dua yaitu untuk hari Senin sampai dengan Jum’at Monumen Kapal Selam dibuka dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB. Untuk akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu jam beroperasinya dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB. Harga tiketnya sangatlah terjangkau yaitu sebesar Rp 5.000 per orang, pengunjung sudah bisa masuk ke dalam kapal selam asli dan bukan replika.

Apa yang Bisa dilakukan di Monumen Kapal Selam Surabaya

monkasel, tempat wisata di surabaya, tempat wisata untuk anak, wisata bahari, wisata sambil belajar, bagian dalam kapal selamKapal selam berwarna hijau ini bisa dimasuki oleh para pengunjung sampai ke dalamnya. Kita harus menaiki tangga untuk masuk ke sana. Setelah itu kita bisa masuk ke dalam lambung kapal dan bisa mengitari seluruh ruangan yang memiliki panjang 75 meter dan lebar 6,30 meter ini. Karena ukurannya yang begitu kecil belum lagi di dalamnya dipenuhi berbagai peralatan, maka jangan heran jika sedikit susah untuk bergerak. Ketika berada di dalam kapal, kita bisa melihat berbagai peralatan kapal yang masih terpelihara dengan rapi. Kita bisa masuk ke dalam ruang tidur para kru, ruang navigasi, ruang kerja, dapur, ruangan mesi, ruangan baterai 1 dan 2, dan beberapa ruangan lainnya. Untuk berpindah dari satu ruang ke ruang lain, pintunya sangatlah kecil yaitu berbentuk bulatan jadi harus menunduk untuk bisa melewatinya.

Salah satu ruangan yang sayang untuk dilewatkan selain kamar kapten kapal adalah ruangan navigasi yang dihuni oleh salah satu alat penting yaitu periskop. Periskop yang berfungsi sebagai alat pengintai rahasia ini sampai sekarang masih berfungsi dengan baik. Sayangnya karena sudah dimakan usia, lensa di dalamnya sudah lumayan kotor sehingga membuat pandangan sedikit terganggu. Bagaiman? menarik bukan. Selain berwisata, banyak hal yang bisa kita ketahui dari tempat ini, itulah sebabnya berwisata ke Monumen Kapal Selam Surabaya bisa menjadi lokasi wisata yang menarik dan juga bermanfaat belajar bagi si kecil.

Leave a Reply