Cara Mudah Belajar Digital Marketing: Ciptakan ‘Playground’-mu dengan DomaiNesia!

Bidang Digital Marketing sekaligus profesi sebagai Digital Marketer saat ini semakin populer seiring dengan menjamurnya start up. Nah, kalau mendengar kata “Marketing”, hampir semua orang mungkin, termasuk kamu yang baca ini juga, tahu apa maksudnya. Mulai dari definisi hingga pekerjaan yang mencakup  aktivitas marketing itu sendiri.

Mudahnya: marketing adalah aktivitas yang terkait pemasaran dan penjualan, baik pada produk ataupun jasa. Sementara pelakunya, biasa disebut sebagai marketer, sales, account executive, dan masih banyak lagi.

Kemudian, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya jaman, definisi dan jenis marketing semakin meluas lagi. Salah satunya Digital Marketing. Mungkin, teman-teman penasaran sekaligus ingin tahu, apa sih Digital Marketing itu? Bagaimana cara memulai untuk mempelajarinya? Nah, di artikel kali ini saya bakal coba bahas dan share sedikit pengetahuan ke teman-teman semua yang tertarik mempelajari Digital Marketing. Psst, mudah kok! 🙂


Sekilas Tentang Digital Marketing

Dikutip dari HubSpot, sebuah situs sekaligus platform CRM (Customer Relationship Management) yang berfokus pada Digital Marketing dan Online Sales:

“Digital marketing encompasses all marketing efforts that use an electronic device or the internet. Businesses leverage digital channels such as search engines, social media, email, and other websites to connect with current and prospective customers.”

Ya, betul.

Singkatnya Digital Marketing adalah aktivitas memasarkan serta menjual produk dan jasa melalui internet atau semua channel digital, misalnya situs khusus, aplikasi, media sosial, dan masih banyak lagi. Kalau kita lagi asyik main media sosial, seperti Instagram atau Facebook misalnya, kemudian dapat iklan tawaran produk dan jasa, nah, itu termasuk aktivitas dari Digital Marketing yang dilakukan oleh perusahaan yang menjual produk jasa tersebut.


Digital Marketing Secara Garis Besar: Organic & Paid

Menurut saya, secara praktis, ada dua kunci utama dari Digital Marketing, yaitu produk yang ingin dipasarkan dan kontennya. Kemudian, produk beserta kontennya ini didistribusikan melalui strategi atau channel Digital Marketing yang terbagi menjadi dua: organic dan paid. 

Secara singkat, organic merupakan strategi Digital Marketing yang bisa dilakukan dengan tanpa biaya sama sekali atau bujet yang minim, namun dapat mendatangkan users dan sifatnya jangka panjang. Salah satunya dengan mengandalkan search engine, yang populer saat ini adalah Google. Sebab, di jaman sekarang, kita pastinya apa-apa bakal cari di Google, kan? Nah, di sinilah peluang strategi Digital Marketing yang organik  dimulai. Strategi ini dikenal dengan nama SEO atau Search Engine Optimization. 

Bagaimana Caranya?

Konten! Sebelum bisa menjalankan strategi SEO, kita lebih dulu harus punya konten atau blog.

Nah, kita bisa membangun sebuah blog yang kemudian diisi dengan artikel-artikel menarik yang sesuai dengan minat masing-masing. Misalnya, kita mau menjual produk aksesoris traveling seperti bantal leher, koper, dan lain sebagainya. Sebelum produk kita laku terjual atau menarik minat pembeli, tentu kita harus membangun awareness lebih dulu.

Nggak asal bangun awareness atau menulis artikel, kita juga perlu menggunakan tool pencarian keyword seperti Google Adwords atau Ubersuggest. Tujuannya adalah untuk mengecek target keyword atau kata kunci yang bisa kita gunakan sebagai tema artikel. Yang paling penting, apakah kata kunci tersebut memiliki volume pencarian atau tidak. Sebab, tanpa adanya volume pencarian, sulit untuk artikel kita bisa naik dan mendapat peringkat yang baik di Google. Tanpa peringkat, tentunya nggak akan ada traffic atau pengunjung.

Dengan menggunakan kata kunci yang tepat, artikelmu akan lebih mudah terindeks oleh Google dan bisa mendapatkan pengunjung (traffic). Berikut ini contohnya.

Ubersuggest Keyword Tool
Ubersuggest, Tool Pencarian Kata Kunci Buatan Neil Patel.

Dalam hasil pencarian untuk kata kunci “bantal traveling”, Ubersuggest menampilkan kata kunci tersebut memiliki volume pencarian sebesar/sebanyak 260 kali dalam satu bulan terakhir. Selain kata kunci utama yang dicari, muncul juga kata kunci yang menjadi turunan dari kata kunci utama seperti “bantal leher traveling” dan “bantal selimut traveling”. Dari hasil inilah, kita bisa memutuskan, apakah kata kunci tersebut bisa dieksekusi dalam bentuk konten/artikel atau tidaknya.

Sementara itu, paid dalam strategi Digital Marketing, meliputi aktivitas pemasaran yang berbayar. Salah satu keuntungan menggunakan paid marketing adalah kita bisa mendapat traffic hingga sales dalam waktu cepat. Yang paling terkenal dan banyak digunakan orang saat ini adalah Facebook Ads dan Google Ads. Facebook dan Google, sebagaimana yang kita ketahui merupakan dua advertising platform yang saat ini paling populer dan berpengaruh di seluruh dunia.

Bedanya dengan organic yang dampaknya akan bersifat long lasting, paid marketing memiliki dampak yang sementara. Sederhananya, kalau bujet iklanmu sudah habis, maka bisa dibilang efek traffic atau salesnya juga akan berhenti. Maka dari itu, pendapat pribadi saya, sebaiknya strategi paid marketing dilakukan setelah yang organic mulai terbentuk.


Langkah Mudah Belajar Digital Marketing untuk Pemula: Ciptakan Playground Organic atau Paid-mu Sendiri!

Cara paling efektif bagi kita untuk belajar dan mahir Digital Marketing adalah hanya dengan mencoba dan terjun langsung. Nggak harus punya bisnis atau produk yang ingin dijual kok untuk bisa belajar Digital Marketing. Sesederhana misalnya kita suka menulis dalam tema tertentu, maka kita sudah bisa terjun dan praktik Digital Marketing dari sisi organic. Kalau performa blognya baik dan artikelnya menarik, bukan nggak mungkin kita bisa monetisasi blog kita sendiri dan mendapat bayaran dari Google lewat program AdSense.

Contohnya saya dengan blog spotwisata.com. Saya memiliki ketertarikan di bidang traveling, maka dari itu, saya mencoba terjun langsung dengan membuat blog yang membahas seputar tips dan serba-serbi traveling. 🙂

Playground Organic Termudah & Termurah: Bangun Blog atau Situsmu Sendiri dengan DomaiNesia!

Layanan domain dan web hosting murah domainesia
DomaiNesia: penyedia layanan domain dan web hosting murah terpercaya di Indonesia. Sumber Gambar: Domainesia.com.

Mulai dari yang pakai domain gratis hingga berbayar (top-level domain), membuat blog sendiri bisa dibilang cukup mudah kalau kita mau giat dan tekun mempelajarinya. Yang gratis dan populer, kita bisa menggunakan WordPress.

Tapi, kalau mau bikin yang lebih serius dengan domain khusus tanpa embel-embel nama CMS, maka kita bisa membangun blog dengan menggunakan jasa perusahaan yang menyediakan layanan web hosting murah seperti DomaiNesia.com.

Sebelum membuat artikel yang menarik, tentu kita harus punya blog yang dibangun dengan baik dulu. Ibaratnya, sebelum mendesain rumah, kita tentu harus punya rumahnya lebih dulu, toh? Nah, DomaiNesia, bisa membantu kita dari A-Z untuk urusan membuat blog atau website. Ya, betul! Website spotwisata.com ini juga sewa domain dan hostingnya di DomaiNesia *dadah-dadah*. 😀

Beli Paket Domain dan Hosting di Domainesia
DomaiNesia memiliki penawaran khusus bagi kamu yang mau beli domain sekaligus sewa hosting!

Content Is King, Domainesia Is Kingdom!

Untuk organic, mungkin banyak orang bilang: konten adalah segalanya; content is king. Benar juga. Tapi, buat saya, sebelum membuat konten atau artikel yang bagus dan bermanfaat untuk pembaca, pertama-tama tempat untuk memposting kontennya (blog atau situs) harus bagus dan berdiri dulu. Kalau konten adalah raja, maka kita harus menempatkan raja tersebut di tempat yang seharusnya, toh, yaitu istana? Nah, dengan DomaiNesia, kamu bisa bangun ‘istana organik’ dengan mudah, cepat, dan yang pasti harga bersahabat!

Cara beli domain dan hosting di DomaiNesia
Cara mudah beli domain dan sewa hosting di DomaiNesia.

Untuk beli domain dan sewa hosting di DomaiNesia, teman-teman bisa langsung akses situsnya, kemudian masukkan nama domain. Nantinya, DomaiNesia akan menampilkan informasi apakah nama domain yang teman-teman inginkan masih tersedia atau tidak. Kalau masih, DomaiNesia juga akan menampilkan harga paket hemat domain untuk 1 tahun beserta hosting.

Layanan domain dan web hosting DomaiNesia.
Spotwisata.com berlangganan domain dan web hosting di DomaiNesia.

Pengalaman saya pribadi beli domain dan sewa hosting di DomaiNesia, proses pelayanan cepat, CS sangat responsif, dan tersedia juga beberapa pilihan CMS yang bisa saya gunakan. Mulai dari WordPress sampai Drupal.

Untuk CMS (Content Management System), saya sendiri memilih WordPress karena sudah terbiasa pakainya. Mulai dari pilih tema blog, mengatur tata letak header, membuat beberapa page yang dibutuhkan untuk optimisasi website seperti privacy policy, contact us, hingga akhirnya saya mulai menulis artikel serapi dan sedetail mungkin secara bertahap.

Untuk harga paket domain 1 tahun dan hosting 3 bulan, beserta addons keamanan ini dan itu, total yang harus saya bayar cuma Rp383.790. Ini sudah didiskon 20% dengan promo PAKETHEMAT dari DomaiNesia. Nah setelah 3 bulan berjalan, yang perlu saya bayarkan rutin cuma biaya sewa hostingnya aja. Murah banget, kan?

Kalau teman-teman tertarik buat blog atau situs dengan DomaiNesia, jangan lupa juga untuk mengeklik box Instalasi Otomatis (Instan Deploy). Terutama untuk teman-teman yang kurang paham atau nggak memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman untuk membuat situs dari 0. Fitur ini dapat memudahkan kita dalam membuat situs kita sendiri di DomaiNesia. Cukup sekali klik, pilih hosting dan domain, masukkan email dan password untuk mengelola situs, kemudian situs atau blog kita sudah siap digunakan. Soal keamanan, nggak usah khawatir, fitur Instan Deploy DomaiNesia sudah dilengkapi dengan fitur keamanan ekstra, mulai dari antivirus, update, dan masih banyak lagi.

Sambungkan Blog atau Situsmu ke Google Analytics dan Google Webmasters/Search Console

Google Analytics & Google Search Console
Google Analytics & Google Search Console

Nah, setelah blog sudah rapi dan mulai terisi artikel, saya mulai menyambungkan blog saya ke Google Analytics dan juga Google Webmasters. Apa fungsinya? Kedua web analytics tools milik Google ini akan memberitahu saya sebagai pemilik blog bagaimana performa blog saya berjalan:

  1. Apakah blog saya ada yang mengunjungi?
  2. Artikel mana yang dibaca pengunjung?
  3. Apakah tulisan saya sudah terindeks di Google?
  4. Apakah ada halaman di blog atau situs saya yang error?
  5. Kata kunci apa saja yang membawa pengunjung secara organik untuk datang ke blog saya?
  6. Ide tulisan dengan keyword apa lagi yang kira-kira bisa saya buat agar banyak mendatangkan traffic ke website secara organik?

Kalau kamu mau tahu jawaban lima hal tersebut di atas, maka Google Analytics dan Google Webmasters-lah jawabannya. Bagaimana cara menyambungkannya? Di situs DomaiNesia, semua cara pemasangan Google tools ke blog atau situsmu bisa dengan mudah ditemukan, dan lengkap! Sebagai sedikit gambaran, berikut adalah screenshot Google Console/Webmasters dari spotwisata.com. Karena datanya masih cupu, jadi nggak apa-apa saya tunjukin untuk contoh. Hehe.

Google Webmasters Digital Marketing
Contoh data performa blog di Google Console/Webmasters.

Dari sejak berdiri, 6 bulan lalu, dengan total 5 artikel, blog saya bisa muncul (impresi) sebanyak 661 di Google dengan total klik pada artikel sebanyak 27 klik. Sementara rank atau posisi blog dan artikel saya di Google masih di rata-rata 64-65, yang mana ini bisa jadi page ke-4 atau ke-5 Google. Jelas, masih panjang perjalanan saya untuk mengoptimisasi blog ini hingga akhirnya nanti bisa saya monetisasi.

Meskipun data performa blog saya masih jauh dari kata bagus, tapi melihat Google Webmasters dan Google Analytics sudah ada angkanya, terus terang saya semakin terpacu untuk menulis dan membuat artikel bagus lebih banyak lagi! Setidaknya, apa yang saya kerjakan di organik sudah mulai kelihatan hasilnya.

Cerita sedikit, masa perpanjangan hosting saya di DomaiNesia adalah tiga bulan sekali. Bulan lalu, saking sibuknya dengan urusan pekerjaan di luar kota, saya sampai lupa harus perpanjang hosting. Ketika sudah lewat jatuh tempo, saya sudah agak panik kalau hosting saya bakal di-terminated. Tapi ternyata, pas saya cek email, Tim Marketing DomaiNesia malah ngasih saya diskon perpanjang hosting 25%! Wow banget nggak?

Diskon perpanjangan hosting dari Domainesia. Digital Marketing.
Diskon perpanjangan hosting dari DomaiNesia.

Padahal, sebenernya, biaya sewa hosting saya per tiga bulan sekali sudah cukup murah, cuma seratus ribuan. Tambah diskon 25% off, jadi saya cuma bayar sekitar enam puluh ribu. Thank you, DomaiNesia! 😀

Yang mau liat harga paket domain dan hosting di DomaiNesia, kamu bisa langsung cek ke https://www.domainesia.com/domain/.


Playground Paid: Coba Facebook atau Google Ads!

Buat kamu yang ingin memasarkan produk atau jasa dalam waktu cepat, paid ads bisa jadi jawabannya. Kamu bisa mulai mencoba bermain Facebook atau Google Ads. Tapi, kamu juga perlu menyiapkan landing page khusus sebelum bermain ads. Sebab, ketika ads yang kamu setting sudah berjalan dan ada orang klik, maka klik tersebut harus ‘mendarat’ dengan baik di sebuah situs yang mumpuni dan juga mobile friendly. Selain banner dan copy pada ads, situs atau landing page inilah yang akan menjadi penentu apakah orang atau pengunjung yang masuk ke sana akan membeli produk yang kamu tawarkan atau tidaknya.

Untuk menjajal Facebook dan Google Ads, kamu memerlukan kartu kredit yang aktif untuk billing. Sebab, setau saya, Facebook dan Google baru menerima pembayaran dengan kartu kredit berlogo Visa dan Master. Pertama, kamu harus membuat akun Facebook Ads atau Google Ads lebih dulu. Kemudian, setting kartu kredit atau metode pembayaran yang akan digunakan. Ketiga, kamu bisa mulai menjalankan ads sesuai dengan objektif yang ingin dicapai. Sambil menjalankan ads, perlahan-lahan kamu akan mempelajari insight yang bisa didapat setelah hasil iklannya muncul. Mulai dari traffic, impression, clicks, cost per impression, cost per clicks, dan masih banyak lagi metrics-nya.

Facebook Ads Digital Marketing
Berbagai pilihan objektif iklan untuk Facebook Ads.

Google Ads Digital Marketing
Berbagai pilihan objektif iklan pada Google Ads.

Mengapa Harus Digital Marketing?

Perkembangan teknologi yang makin cepat, tentunya berdampak pada banyak hal. Salah satunya adalah cara atau strategi memasarkan produk. Dari yang awalnya konvensional menjadi digital. Dari yang awalnya sewa toko di pasar atau ruko, kini jadi beralih buka toko online lewat Instagram atau e-commerce. Familiar? 🙂

Kenapa sih harus online atau beralih ke Digital Marketing? Nah, perkembangan atau peralihan ini bukan tanpa alasan, lho! Digital Marketing kini telah menjadi salah satu bidang yang populer dan seolah menjadi pembahasan wajib dalam dunia digital. Menurut saya, ini 4 alasannya:

  1. Dengan Digital Marketing, semua aktivitas pemasaran yang kamu lakukan bisa trackable datanya,dari A-Z. Mulai dari jumlah yang melihat iklan, yang hanya mengeklik, yang mencari produk, yang membeli, yang bounce, dan masih banyak lagi.
  2. Bisa bereksperimen dari segala sisi mulai dari situs, blog, materi kreatif untuk iklan, story telling, media sosial, hingga bujet marketingnya.
  3. Digital Marketing dapat menjangkau target audience yang lebih luas, lengkap, dan detail di Indonesia maupun seluruh dunia. Kita juga dapat menspesifikan target audience sesuai dengan objektif iklan yang ingin dicapai.
  4. Data dari laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), berdasarkan penelitian sepanjang tahun 2017 menunjukkan di Indonesia ada sekitar 143 juta pengguna internet, di mana 72%-nya mengakses internet melalui HP/mobile. Dengan kondisi ini, pemasaran secara digital adalah yang paling tepat untuk “mendekati” dan “mendatangi” users.

Jadi, mau mulai bikin playground yang organic atau paid, nih? Yuk, sharing! 😀

Please follow and like us:
error0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *